Ramalan Euro 2008
Jun 20th, 2008 by Mase Dewe
Bak pepatah mbah alon-alon asal klakon, panser Jerman mulai meraung siap menggilas. Tim yang terkenal lambat panas ini memastikan satu tempat di semifinal, sejak 1996, setelah mencukur tipis Portugal 3-2 di St. Jakob Park – Basel.
Kehilangan jenderal besar Joachim Low, tidak membuat pasukan panser kocar-kacir. Di bawah komando kapten Ballack, artileri Jerman bertempur disiplin menggempur habis pertahanan Portugal. Ada yang menyebut duel ini adalah final kepagian.
Beberapa hari yang lalu mas Budiarto Shambazy menulis Portugal “negeri periferi” di barat semananjung Iberia ini kalah awu dengan Jerman. Negeri yang belum industri ini akan sukar menaklukkan Jerman. Tulisan mas Buadiarto seolah menemukan artinya sendiri di Basel semalam.
Dini hari nanti Kroasia akan berhadapan dengan Turki di Ernst Happel – Vienna. Kroasia baru memerdekan diri tahun 1991. Negeri ini adalah pecahan Yugoslavia yang pernah bersama Indonesia mendirikan non blok saat pecah perang dingin.
Meski usia Kroasia relatif masih muda namun kemampuan timnya tidak boleh dianggap remeh. Jerman pernah merasakannya setelah ditekuk 2-1 di babak penyisihan. Kroasia tentu ingin menunjukkan eksistensinya di dunia Internasional. Semangat nasionalisme yang sedang bagus tentu merupakan modal yang besar saat melawan Turki nanti.
Sementara Turki adalah negeri yang tanggung. Menjadi bangsa Asia “malu” namun mau jadi bangsa Eropa belum diakui. Meski demikian prestasi Turki dalam hal memainkan si kulit bundar juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Mereka pernah menjadi semifinalis piala dunia di Jepang tahun 2002 lalu.
Semangat bertanding yang ngotot dari negeri tempat berakhirnya era kekhalifahan ini harus diwaspadai Kroasia. Di babak penyisihan, sempat tertinggal 2-0, tim besutan Fatih Terim ini akhirnya lolos ke babak berikutnya setelah menang dramatis 3-2 lawan Ceko.
Jalan Lain Menuju Juara
Di jalan menuju juara yang lain, lolosnya tim biru Italia akibat “belas kasihan” de Orange akan membuat perebutan tahta semakin panas. Kita sering mendengar bahwa sepakbola bagi orang Italia mempunyai nilai yang tinggi selain wanita.
Italia adalah tim yang liat dalam mengolah si kulit bundar. Strategi yang cerdas kalau tidak boleh dibilang “licik”, dengan dogma wajib menang dalam setiap pertandingan bola, membuat pasukan Azzuri ini sangat membahayakan.
Hal ini bisa menjadi bumerang bagi Belanda jika mereka harus bertemu di Semifinal. Andai itu terjadi, kekalahan telak 3-0 di babak penyisihan yang lalu tidak akan berpengaruh banyak bagi Azzuri. Benarkah, mari sama-sama kita tunggu.
Menghadapi Spanyol, Del Piero dan kawan-kawan tidak akan mengalami kesulitan besar. Spanyol adalah negeri yang segaris dengan Portugal. Jika menggunakan kacamata kalah awu, tim Matador sepertinya bakal senasib dengan CR7 dan kawan-kawan.
Di pertandingan yang lain, setelah menjadi pencabut nyawa di grup Neraka, Belanda juga bakal menang mudah saat berhadapan dengan Rusia nanti.
Hasil yang mana daripada otak-atik gathuk
Wahhh seru itu mas. Terus kira-kira prediksi sampeyan gimana, siapa yang bakal juara?
Saya nggak tahu, berdasarkan ilmu otak atik gathuk skenarionya sepertinya akan begini..
Portugal vs Jerman : 2-3
Kroasia vs Turki : Kroasia –> Fakta : Turki
Belanda vs Rusia : Belanda –> Fakta : Rusia
Spanyol vs Italia : Italia –> Fakta : Spanyol
Semifinal
Jerman vs Kroasia : Jerman –> Fakta : Jerman vs Turki
Belanda vs Italia : Italia –> Fakta : Rusia vs Spanyol
Final
Jerman vs Italia –> ???
Lho, sing final kok gak sampeyan jawab mas, kenapa. Dua-duanya kau suka gitu ya..Hehehe, bener gak..hayo ngakuuu..
Hmmm
jerman vs turki : turki 96 % => jerman 40 % ya kalo menurutku sich….